5 Efek Kamera DSLR Yang Sering Digunakan Photographer
JPC
  jpc@jpckemang.com   021-7180487
 
  • Gratis Ongkos Kirim Seluruh Indonesia S&K Berlaku

Articles

5 Efek Kamera DSLR Yang Sering Digunakan Photographer Profesional

5 Efek Kamera DSLR Yang Sering Digunakan Photographer Profesional

Siapa bilang fotografer profesional memusuhi filter untuk memberikan efek pada hasil gambar?  Justru efek filter yang ada pada aplikasi kamera atau media sosial sekarang adalah adaptasi dari filter lensa yang digunakan oleh fotografer profesional untuk menghasilkan gambar yang lebih artistic dan dramatik.

Menggunakan filter lensa secara tradisional dan tidak hanya mengandalkan aplikasi editing gambar saja, tidak hanya bisa memberikan efek yang lebih autentik, namun juga memiliki fungsi untuk melindungi lensa Anda dari hal-hal yang bisa merusak lensa misalnya kotoran dan debu, cipratan air, sinar matahari langsung, dan sebagainya. Berikut ini adalah tambahan efek kamera DSLR yang paling sering digunakan oleh fotografer berpengalaman dan profesional. 

Skylight Filter

Skylight filter memiliki fungsi yang mirip dengan UV filter yaitu untuk melindungi lensa kamera dari berbagai macam partikel yang bisa menyebabkan kerusakan pada lensa.  Memasang filter ini cocok untuk pemotretan di luar ruangan sehingga lensa bisa lebih terlindungi dari kotoran, debu, dan juga cipratan air terutama pada bagian depan lensa yang kalau rusak sangat sulit untuk menemukan gantinya. Skylight filter juga memberikan efek kamera DSLR yang mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke lensa dan menghilangkan efek embun, serta memberikan tone warna pada gambar sedikit lebih pink. 

CPL Filter - Polirising filter

Fungsi dari filter ini adalah untuk mengurangi pantulan cahaya pada objek, sehingga objek bisa terlihat lebih berdimensi dan memiliki warna yang lebih keluar. Seperti misalnya digunakan untuk memotret aliran sungai di bawah sinar matahari, objek di balik kaca, ikan di kolam. Jika tidak menggunakan filter efek kamera DSLR ini maka pantulan cahaya matahari pada permukaan sungai akan mengurangi dimensi foto, membuat permukaan air sungai jadi putih dan tidak terlihat elemen sungainya. Filter ini biasanya hadir dalam rotating mount yang dalam satu filter terdapat beberapa macam efek jika Anda memutarnya ketika dipasang pada lensa. Polirising filter juga memberikan saturasi warna,  warna langit lebih dalam sehingga memberikan efek kontras antara langit dengan awan. 

Neutral density filter

Fungsinya adalah untuk memperlama kecepatan shutter dan membuat aperture lebih lebar dari yang tersedia pada kamera. Filter ini juga dikenal dengan nama ND yang mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke dalam sensor lensa tanpa memengaruhi warna dari objek. Efek yang dihasilkan sama ketika Anda mengenakan kacamata untuk menghindari silau matahari, meski lensa kaca terlihat gelap namun objek yang Anda lihat warnanya tidak berubah, bukan?

Graduated ND filter

Efek kamera DSLR selanjutnya adalah graduated ND filter yang biasanya digunakan pada foto lanskap atau foto sunset/sunrise untuk memberikan exposure yang lebih seimbang antara warna langit  yang terang dengan foreground yang lebih gelap. Filter ini memiliki warna yang lebih gelap pada bagian atasnya. Fotografer biasanya menggunakan filter ini untuk membuat bagian langit yang dianggap terlalu terang dibandingkan dengan pemandangan di bawahnya, menjadi lebih gelap, sehingga dengan demikian terangnya langit dan gelapnya foreground akan lebih seimbang pada foto yang dihasilkan

Strong ND filter

Strong ND filter memungkinkan kamera untuk mengambil gambar dengan mode shutter speed yang jauh lebih lama atau untuk memberikan efek kedalaman yang rendah pada lingkungan dengan pencahayaan yang terang. Untuk menggunakan filter ini maka pengaturan kamera harus manual exposure dan manual focus. Dan karena kecepatan shutter yang lebih lambat maka sebaiknya menggunakan tripod agar gambar tidak blur. Salah satu contoh menggunakan efek kamera DSLR ini adalah untuk membuat efek blur pada awan. 

Punya Kamera Impian? Miliki Sekarang!

Baca Juga: Beda Merk Beda Kualitas Begini Cara Menggunakan Kamera Nikon Like a Pro